Pages

Tampilkan postingan dengan label Asal muasal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal muasal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2011

Dahulu Kala, Ada Dua Bulan Mengitari Bumi

Bulan sejak lama menjadi sumber inspirasi penyair, seniman, atau yang sedang jatuh cinta. Dan kini, beberapa astronom berspekulasi, dulu terdapat dua bulan yang mengitari bumi.

Ke mana perginya si bulan yang satu itu? Para astronom dari Universitas California, Santa Cruz, menyatakan dia melebur ke salah satunya lagi dalam suatu peristiwa yang dinamakan "percikan besar." Hasilnya, bulan yang ada sekarang seperti memiliki dua sisi yang berbeda, satu mulus dan satu lagi penuh tonjolan.

Teori yang dilansir di jurnal Nature pada Rabu 3 Agustus 2011 ini dikemukakan para astronom ketika menemukan ada dua sisi yang berbeda dari bulan. Satu sisi yang menghadap bumi terlihat mulus, sementara sisi yang di baliknya berbukit-bukit. Mereka lalu mereka model komputer untuk menunjukkan mengapa hal itu terjadi. Kejadiannya diduga seperti sebuah kue pie dilempar ke muka. Memercik.

Kejadian ini diduga terjadi sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu, jauh sebelum ada kehidupan di Bumi untuk menyaksikan kejadian itu di angkasa. Bulan-bulan ini sendiri masih muda, terbentuk 100 juta tahun sebelum sebuah planet raksasa menubruk Bumi. Kedua bulan ini mengorbit Bumi dan berjalan berurutan.

Satu bulan yang besar berada di depan, berukuran tiga kali lebih lebar dan 25 kali lebih berat dari yang satu lagi. Gravitasi bulan yang besar ini diduga sangat besar sehingga yang kecil tak mampu menahannya. Keduanya semakin mendekat dan lalu terjadilah momen tabrakan itu.

Animasi tabrakan dua bulan menjadi satu bulan 
(AP/Martin Jutzi and Erik Asphaug, University of California)

"Mereka ditakdirkan bersatu. Tak ada jalan lain. Percikan besar ini seperti penyatuan dalam kecepatan rendah," kata Erik Asphaug, salah satu astronom peneliti dilansir the Associated Press.

Kecepatan rendah dimaksud Asphaug ini adalah peristiwa terjadi dalam kecepatan 5.000 mil per jam. Namun ini momen yang perlahan sekali sehingga batu-batu angkasa tidak bisa luruh.

Dan karena bulan yang lebih kecil memiliki lebar lebih dari 600 mil, tabrakan ini memakan waktu yang cukup bagi penonton di Bumi melihatnya sambil makan kacang. "Orang akan bosan melihatnya karena butuh waktu 10 menit untuk peluru untuk mencapai bulan," kata Asphaug menyamakan bulan yang kecil dengan peluru.

Batu dan material dari bulan yang kecil kemudian menyebar di permukaan bulan yang besar, bahkan tanpa menghasilkan sebuah kawah seperti yang ditimbulkan dari tubrukan meteor ke permukaan bumi. "Fisikanya benar mengejutkan sama dengan melempar sebuah pie ke wajah," katanya.

Sehari setelah itu, keadaan kembali normal. Bulan tinggal satu, namun salah satu sisinya terlihat berbeda.

Bumi sendiri memang termasuk aneh di tata surya karena hanya memiliki satu bulan. Meski Venus dan Merkurius tak memiliki satu pun, Mars punya dua bulan, Saturnur dan Jupiter memiliki lebih dari 60. Bahkan Pluto yang kecil, memiliki empat bulan.

Teori dua bulan ini jelas ramai diperbincangkan di NASA. H Jay Melosh dari Universitas Purdue menyatakan, "Kami tak menemukan yang salah dengan teori itu."

Ilmuwan Alan Stern yang dulu bekerja di NASA menyebut teori itu "Ide baru yang sangat cerdas" namun tak mudah diuji kebenarannya.

Bulan kedua bukan hanya masalah astronomi. Dia juga berperan di bidang sastra dan lagu. Penyair Todd Davis, profesor sastra di Universitas Negeri Penn menyatakan ide dua bulan — di mana salah satu menelan yang lain — akan menangkap imajinasi sastra.

"Saya mungkin bermimpi mengenai itu dan berusaha menulisnya dalam sebuah puisi," katanya.

Sumber :
VIVAnews.com

Cerita Dibalik Simbol-Simbol Teknologi

Apakah kalian pernah berpikir kenapa simbol on/off harus disimbolkan dengan lingkaran dan sebuah garis vertikal di tengahnya? Atau kenapa simbol bluetooth seperti sebuah kacamata vertikal? Simak artikel berikut ini.

1. Tombol power on/off

Simbol ini asal mulanya digunakan pertama kali pada perang dunia 2 sebagai sandi untuk saklar. Garis vertikal melambangkan angka "1" yang artinya hidup atau on, dan lingkaran melambangkan angka "0" yang artinya mati atau off. Sementara lingkaran yang tidak sempurna melambangkan kondisi standby.

2. Tombol Bluetooth

Tombol yang satu ini sudah tidak asing lagi buat yang hobi hobi transfer data dari satu perangkat ke perangkat lain. Gara-gara suka buah blueberry, raja Denmark ke-10, Harald Blatand mewarnai salah satu giginya dengan warna biru. Dan gara-gara bluetooth receptor pertama bentuknya mirip dengan gigi sang raja, dipakailah sandi yang biasa melambangkan raja Harald sebagai simbolnya.

3. Play

Belum ada kisah yang pasti dan jelas kenapa segitiga dipake buat melambangkan tombol play. Yang pasti, segitiga dianggap jadi simbol penunjuk arah yang paling gampang terbaca. Posisinya yang mengarah ke kanan mengingatkan kita pada arah jalan pita rekam pada kaset.

4. USB

Kesaktian tongkat Neptunus menginspirasi simbol USB sebagai konektor yang bisa menghubungkan koneksi apapun. Tiga ujung tongkatnya yang terbentuk dari tiga bidang, kotak, segitiga, dan lingkaran jadi penegas kalau USB adalah konektor yang serba bisa.

5. AT

Saat belum ada mesin cetak, pendeta harus menulis tangan tiap naskah yang diterbitkan. Daripada repot menulis kata "at", mereka pun bikin simbil "t" yang melilit "a". Maka jadilah simbol ini.

6. Pause

Ada yang bilang simbol Pause ini merupakan modifikasi simbol Stop yang dibelah. Tahu kan kalau simbol Stop adalah bujur sangkar? Pendapat lain menyebutkan kalau tombol Stop ini berasal dari salah satu simbol dalam bagan elektronika, yakni simbol yang menunjukkan hubungan terbuka. Ada juga yang berpendapat kalau simbol berupa dua garis itu berasal dari notasi musik, penggalan (caesura).

7. Tombol Mac spesial

Para pengembang Mac sedang berembuk untuk membuat sebuah tombol spesial, tombol Command. Tadinya, tombol itu akan memakai logo Apple. Tapi, Steve Jobs kurang suka. “Terlalu banyak logo Apple di layar. Saya blenger!,” Andy Hertzfeld, salah satu pengembang Mac, mengutip Jobs pada saat bercerita kepada Popsci. Seorang artis digital Susan Kare melihat-lihat simbol-simbol internasional dan pandangannya jatuh kepada sebuah simbol yang menandakan ada atraksi di tempat berkemah. Simbol itu juga dikenal sebagai “perulangan Gorgon” dan dalam standar Unicode, arti simbol itu adalah “tempat simbol-simbol menarik”.

8. Sleep

Logo siaga (stand by) yang dibentuk dari angka 0 dan 1 dipakai untuk simbol tombol daya–di awal artikel sudah disebut. Nah, IEEE merasa bertanggung jawab mencari tombol baru sebagai logo siaga. Dapatlah simbol bergambar bulan. IEEE pun mengubah istilah “siaga” menjadi “tidur” alias sleep.

9. Firewire

Tahun 1995, para pengembang di Apple sudah selesai mendesain FireWire. Tapi, mereka belum mendapatkan simbol yang tepat untuk menggambarkan fungsi FireWire yang menawarkan kecepatan tinggi untuk perangkat audio dan video. Setelah beberapa saat, mereka berhasil membuat simbol yang memiliki tiga cabang. Ketiga cabang itu mewakili video, audio, dan data. Awalnya simbol FireWire berwarna merah, tapi tanpa alasan yang jelas, warna simbol berubah jadi kuning.

10. Sbbod

Simbol ini disebut “bola pantai” yang menandakan “kematian” (spinning beach ball of death–SBBOD). Inilah logo yang muncul di Mac ketika ada sebuah program yang hang. Apple secara resmi menyebutnya sebagai “spinning wait cursor”. Asal mula simbol yang dipakai di kursor ini masih jadi misteri. Tapi, bila dirunut, simbol ini merupakan evolusi simbol yang lebih dulu dipakai Apple, yakni simbol jam tangan.

11. Ethernet

Menurut desainernya, David Hill dari IBM, simbol ethernet menggambarkan adanya jaringan komputer yang sedang aktif. Kotak-kotak dalam simbol tersebut, yang disusun tanpa hierarki, menyimbolkan komputer-komputer yang terhubung dalam jaringan. 

Sumber :
kaskus.us

Ini Dia Penyebab Tewasnya Firaun Tutankhamun

Penyebab kematian firaun Mesir yang paling populer, Raja Tutankhamun, akhirnya terungkap. Setelah dua tahun uji DNA dan CT scan pada mumi Raja Tut, dia dipastikan tewas karena komplikasi luka di kaki dan diperparah oleh penyakit malaria. Kenyataan lain yang terungkap, kemungkinan orang tua Tut adalah sepasang kakak adik.

http://ambassadors.net/archives/images/King_Tut_face_tomb.jpg

Studi DNA dan CT scan itu dipublikasikan dalam terbitan Journal of the American Medical Association, Rabu, 17 Februari 2010. Dua tahun pengujian terhadap mumi Tut, yang berusia 3.300 tahun, dan 15 mumi lain membantu mengakhiri mitos seputar firaun itu, yang masih berusia 10 tahun saat diangkat menjadi raja.

http://ambassadors.net/archives/images/whole_tut_vrt.jpg

Meski hanya memerintah Mesir selama sembilan tahun, Tut menarik perhatian publik. Kuburannya dipenuhi perhiasan dan artifak, termasuk topeng pemakaman yang terbuat dari emas, pada tahun 1922.

Studi menyebutkan bahwa Firaun Akhenaten, raja yang berupaya mengubah paham religius Mesir dari memuja banyak dewa menjadi satu dewa, sebagai ayah kandung Tut. Ibunya adalah salah satu adik perempuan Akhenaten.

Tut dinobatkan menjadi firaun pada usia 10 tahun pada 1333 Sebelum Masehi (SM). Dia memerintah selama sembilan tahun di masa-masa penting dalam sejarah Mesir Kuno. 

Spekulasi berkembang terkait kematiannya pada usia 19 tahun. Sebuah lubang di tengkoraknya menambah spekulasi bahwa dia dibunuh. Hingga hasil CT scan tahun 2005 menunjukkan bahwa lubang tersebut kemungkinan diperoleh dari proses mumifikasi. Scan juga mengungkap kondisi patah tulang kaki yang dialami Tut.

http://ambassadors.net/archives/images/TUTANKH_AMUN_KING_TUT_CT_PRIVATE_MUMMY_HEAD_SCAN_(AD_000004.jpg

http://ambassadors.net/archives/images/TUTANKH_AMUN_KING_TUT_CT_PRIVATE_MUMMY_HEAD_SCAN_(AD_000003.jpg

http://ambassadors.net/archives/images/TUTANKH_AMUN_KING_TUT_CT_PRIVATE_MUMMY_HEAD_SCAN_(AD_000012.jpg

Tes terbaru memberikan gambaran bahwa firaun memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit bawaan. Kematiannya disebabkan komplikasi patah tulang dan malaria akut. DNA parasit malaria ditemukan di beberapa mumi. 

"Patah tulang kaki karena jatuh kemungkinan menimbulkan kondisi menjadi berbahaya ketika infeksi malaria terjadi," tulis artikel tersebut.

"Tutankhamun mengidap beberapa kelainan. Dia dibayangkan sebagai sosok muda, tetapi raja itu berada dalam kondisi lemah hingga memerlukan tongkat untuk berjalan."


Sumber :
vivanews.com

Kamis, 13 Oktober 2011

Inilah Kisah Panjang Penampakan UFO yang Pernah Muncul di Bumi

Pada 24 Juni 1947, pilot amatir Kenneth Arnold menerbangkan pesawat kecil dekat Mt Rainier, Washington dan melihat obyek berbentuk sangat aneh. Apa itu? 


Benda itu berada tepat di sisi kiri Arnold, 20-30 km utara pesawatnya pada ketinggian sama. Benda itu berupa rangkaian sembilan obyek yang berkilat seiring terbang menuju matahari. Membandingkan ukuran pesawatnya, Arnold memperkirakan ukuran obyek itu selebar 13-15 m.

Mengingat benda ini mampu terbang sejauh 80 km dalam 1 menit 42 detik, Arnold memperkirakan benda ini mampu melaju pada kecepatan 2.736 km/jam atau tiga kali lebih cepat dari pesawat buatan manusia zaman itu.

Namun, seolah dikendalikan, obyek terbang itu tampak menukik dan meliuk di sekitar rintangan di medan itu. Saat benda ini menghilang di kejauhan, Arnold terbang ke Yakima, Washington, kemudian mendarat dan langsung menceritakannya pada staf bandara.

Keesokan harinya, Arnold diwawancarai wartawan, dan cerita mengenai hal ini menyebar bak wabah di seluruh bangsa.

“Saat itu, masih ada anggapan, Mars atau Venus bisa menjadi planet hunian baru,” kata penulis buku UFO Robert Bulpen. 

Orang mengira, UFO ini merupakan orang Mars yang datang mengawasi manusia yang kini memiliki senjata nuklir. Seiring waktu, kejadian inilah yang menjadi teori pertama dari banyak kunjungan yang bersifat luar angkasa. Era penampakan UFO pun dimulai.

Penampakan Arnold menjadi 'semacam sensasi yang menjadi berita utama di seluruh dunia,' tulis ahli UFO Martin Kottmeyer. “Segera setelahnya, semua orang mencari pesawat baru berbentuk seperti piring,” lanjutnya.

Dalam beberapa pekan, muncul ratusan laporan benda terbang ini di seluruh dunia. Sementara orang mengira melihat hal sama dengan Arnold, terdapat ironi besar saat itu. Yakni, “Kenneth Arnold belum melaporkan melihat piring terbang”. 

Bahkan, Arnold mengatakan kepada pers, benda itu terbang tak menentu, “Seperti piring jika melintasi air”. Benda ini tipis dan datar saat dilihat dari ujung, katanya. Namun, berbentuk bulan sabit jika dilihat dari atas. Meski begitu, reporter Bill Bequette dari United Press menafsirkan, benda ini berbentuk cakram bulat.

Menurut ahli UFO dan wakil editor Inquirer Skeptical Benjamin Radford, “Pernyataan itu menjadi salah kutipan paling besar dalam sejarah yang dilakukan wartawan”. Ungkapan ‘piring terbang’ memberi bentuk pada mitos UFO sejak awal, tulis Kottmeyer.

Dalam kacamata seni, hoax, film sains fiksi, acara tv dan sebagian besar laporan penculikan alien, UFO digambarkan sebagai piring terbang hingga saat ini.

“Kesalahan Bequette sendiri tak mampu menjadi sanggahan utama teori luar angkasa bagi semua orang. Namun, kesalahan ini malah meninggalkan satu paradoks hebat, mengapa makhluk luar angkasa merancang ulang pesawat mereka demi menyesuaikan diri dengan kesalahan Bequette itu?” tulis Kottmeyer.

Meski tak melihat piring terbang, sebagian besar rekan Arnold yakin pilot ini benar-benar melihat sesuatu hari itu. Jadi, apa yang sebenarnya Arnold lihat?

Satu teori menyatakan, Arnold melihat bola api, meteor yang jatuh dari atmosfer. Selanjutnya, potongan-potongan meteor akan berwujud seperti rantai dan bersinar sangat terang serta bisa bergerak ribuan kilometer per jam.

Namun, banyak sejarawan mengira benda itu bukanlah bendar luar angkasa, “Benda itu mungkin hanya pelikan yang terbang dalam formasi,” kata Sheaffer. Mungkin Arnold salah menilai jarak dan mengira benda-benda itu besar dan berada di jarak yang jauh namun sebenarnya dekat, lanjutnya.

Sumber :
fatsalkiller.blogspot.com

Jumat, 07 Oktober 2011

Inilah Asal Usul Api, Yang Mungkin Belum Kita Ketahui

Api yang ada di dunia ini brasal dari api Neraka Jahanam. Alkisah, Allah menyuruh malaikat untuk mngambil api dari neraka jahanam guna memasukkan api tersebut ke bumi untuk di gunakan oleh manusia.


Saat malaikat itu sampai di neraka tersebut, langsung ia terkejut karena suasana di sana gelap gulita yang di sebabkan api dari neraka jhanam berwarna hitam pekat.

Setelah bertemu penjaga neraka & menyampaikan perintah-Nya. Penjaga neraka bertanya kepada mlaikat itu.

Penjaga : Sebesar apa api neraka jhanam itu yg mau kau ambil ?

Malaikat : Sebesar biji kurma saja !

Mendengar hal itu Penjaga berkata : Asal kau tahu kalau kau membawa api sebesar itu ke bumi, maka di bumi tidak kan ada khidupan.

Malaikat : kalau begitu setengahnya saja !

Penjaga : kalau kau membwa api sebsar itu, maka d bumi akan gersang & tumbuh.tumbuhan kan mati.

Malaikat kemudian berkata : kalau begitu terserah kau saja mau sebesar apa !
 

Lalu sang penjaga neraka memberi kepada malaikat suruhan itu api sebesar semut yang sangat kecil.

Itu pun tidak langsung di masukkan ke bumi tapi di dinginkan terlebih dahulu ke dalam 7 sumur slama 70 masa di akhirat ( 1 masa = 5 ribu tahun di bumi).

Warna api pun berangsur.angsur berubah dari warna hitam>>putih>>biru>> sampai akhirnya menjadi warna merah sperti skarang.

Siksaan di neraka jahanam yang paling ringanpun yaitu kita disuruh memakai sendal yang apabila kita memakainy, otak di dalam kepala langsung meleleh.
Di sana kita tidak hidup & juga tidak mati.

Semoga dengan mengetahui betapa dasyatnya siksaan di neraka jahanam, kita dapat menjaga sikap kita menjadi lebih baik. & Semoga kita tidak menjadi salah satu dari penghuni neraka manapun, apalagi di neraka jahanam.